Jember, 24 Juli 2017

Universitas Moch. Sroedji Jember disinyalir pada tahun 2015 dinonaktifkan oleh Kopertis dikarenakan tidak memenuhi standart Sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi di wilayah Jawa Timur, dengan banyaknya isu yang beredar justru menyulitkan Universitas Moch. Sroedji sedikit tersendat.

Drs. Bhayangakara WD. MM. Rektor Universitas Moch. Sroedji Jember “dengan Status atau Isu yang beredar saat ini justru sangat menguntukan, dikeranakan dengan beredarnya isu tersebut lembagai kami Universitas Moch. Sroedji Jember justru dikenal oleh masyarakat. Dengan demikian masyarakat saat ini sudah bisa mencari informasi kebenaran tersebut sehingga mudah bagi kami untuk menyerap mahasiswa baru” tegasnya.

Dari beberapa jalur pendaftaran baik jalur kerjasama dengan Universitas Jember di SBMPTBR 2017 dengan pilihan Universitas Moch. Sroedji Jember, langsung melakukan Verifikasi.

Rektor Universitas Moch. Sroedji Menambahkan “Pada tahun 2017 ini Universitas Moch. Sroedji Jember akan memfasilitas Sistem Berbasis Online, Mulai dari Bidang Akademik hingga bidang yang lain, diharapkan bisa mempermudah proses Akademik dan lain-lain untuk menunjang kemajuan Institusi kami” paparnya.

Sistem tersebut akan di luncurkan dalam waktu dekat ini, sehingga apat memperbaiki system Pembalajaran. Dalam hal ini system tersebut “SITERMOS” (Sistem Informasi Terpadu Moch. Sroedji).